50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang pertama kali dibuka pada tahun 1958 setelah ditandatanganinya Perjanjian Perdamaian Jepang – Republik Indonesia dan Perjanjian Perampasan Perang Jepang – Republik Indonesia. Selama kurun waktu 50 tahun ini, hubungan kerjasama dan persahabatan telah dibuka secara luas di berbagai sektor dengan konteks saling menguntungkan bagi ke dua negara. Pada kunjungan kenegaraan di bulan Nopember 2007, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Abe menandatangani pernyataan bersama Republik Indonesia-Jepang tentang kemitraan strategis menuju masa depan yang damai dan sejahtera. Di dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa Tahun Persahabatan Indonesia-Jepang 2008 sebagai tahun peringatan ke-50 merupakan kesempatan yang sangat baik untuk lebih memperkokoh hubungan persahabatan yang telah berlangsung.

Berbagai acara diselenggarakan untuk memperingati tahun persahabatan ini seperti penerbitan perangko bersama Indonesia-Jepang, pertunjukan kesenian dan kebudayaan, temu ilmiah, pemberian beasiswa, promosi tahun persahabatan melalui video, kalendar, dan lain-lain. Perayaan tahun persahabatan di Jepang berupa penyelenggaraan Festival Indonesia dipusatkan di Yoyogi Park, Tokyo tanggal 19-20 Juli 2008 dengan menampilkan kampanye Visit Indonesia 2008, pertunjukkan kesenian, eksebisi dan promosi perusahaan Indonesia dan Jepang serta penjualan aneka ragam makanan Indonesia dan Jepang.


Indonesia dan Jepang memiliki berbagai prestasi kerjasama yang dapat mereka banggakan, termasuk juga berbagai tantangan baru yang harus dihadapi bersama di dalam menyikapi tahun Persahabatan Indonesia-Jepang 2008 oleh kedua negara. Selama ini Jepang telah memberikan teknologi dan investasi terbesar yang diperlukan oleh Indonesia untuk membangun perekonomian Indonesia dan membuka lapangan kerja.

Namun faktanya, dalam kurun waktu 50 tahun persahabatan dan kerjasama kedua negara memberikan kontribusi kemajuan ekonomi yang tidak sepadan perbandingannya. Kondisi ini adalah tantangan besar yang dihadapi tidak saja oleh pemerintah Indonesia, tetapi juga seluruh komponen bangsa di dalam maupun di luar negeri.

3 Responses to “50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang”

  1. luki Says:

    walau banyak komentar acaranya masih kalah dengan event2 negara-negara lain yang tiap tahun diadakan, ini merupakan pertama kali KBRI mengadakan show budaya di Yoyogi koen (tempat pertunjukan budaya), mudah-mudahan bisa berlanjut dan makin menarik…

  2. wida Says:

    mohon ijin menggunakan artikel ini untuk keperluan publikasi.
    terima kasih

  3. heri Says:

    seharusmya pemerintahan jepang membayar ganti rugi!!!!!

Leave a Reply